Cara Memilih Bibit Yang Baik Untuk Budidaya Belut

Diposting pada

Cara memilih bibit yang baik untuk budidaya belut ini tentunya sangat berpengaruh pada orang yang inging terjun ke bisnis ini. Pasalnya saat ini cukup banyak orang yang mulai melirik budidaya hewan sejenis ikan yang satu ini. Belut merupakan salah satu jenis yang dikelompokan sebagai jenis ikan yang banyak dibudidayakan dan tentunya cukup menguntungkan.

Bibit belut ini memang bisa anda dapatkan dengan cara menangkapnya atau lebih dikenal dengan bibit tangkapan dan ada juga yang disebut dengan bibit hasil budidaya yang memang bibit tersebut dihasilkan dari hasil pembibitan. Dan tentunya semua ada kelebihan dan juga kekurangnany dari masing masing jenis bibit belut tersebut.

Kekurangan dari bibit tangkapan adalah besarnya tentu tidak akan sama rata atau seragam yang mengakibatkan panen pun tidak bisa diprediksikan dengan merata dan juga berkemungkinan besar belut mengalami trauma akibat metode dari penangkapan. Dan untuk kelebihannya belut dari bibit tangkapan memiliki rasa yang lebih gurih dan tentunya memiliki harga jual yang bisa lebih tinggi.

Sedangkan untuk kelebihan bibit hasil budidaya, bibit yang kita dapatkan tentunya bisa seragam atau memiliki besar yang sama rata dan juga bisa tersedia dalam jumlah banyak serta mampu memberikan hasil panen yang bisa diprediksikan merata. Karena memang pada umumnya memiliki daya tumbuh yang bersamaan karena dari bibit yang sama. Dan untuk kekurangannya, tentu dari bibit yang satu ini memiliki harga jual yang lebih kecil dibanding dengan bibit tangkapan karena dari segi rasa pun berbeda.

Selain itu, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan jika anda menggunakan bibit hasil budidaya yang akan berdampak pada panen anda. untuk mepersingkat waktu, langsung saja kita informasikan cara memilih bibit yang baik untuk budidaya belut, berikut.

Cara Memilih Bibit Yang Baik Untuk Budidaya Belut Dari Bibit Hasil Budidaya

  • Ukuran yang seragam, hal ini bertujuan untuk menyelaraskan perkembangannya ditambah mengurangi resiko kanibalisme atau saling memangsa (yang besar memangsa yang kecil)
  • Gerakannya aktif, untuk yang satu ini tentunya degan gerakan yang aktif bisa anda simpulkan bahwa bibit belut tidak dalam kondisi sakit.
  • Tidak cacat atau luka pada fisiknya, yang satu ini pun tidak berbeda dengan sebelumnya bertujuan untuk memastikan bibit tidak dalam kondisi sakit.

Dan itulah ulasan yang bisa kami berikan mengenai bibit belut yang tentunya berdampak pada hasil panen anda. kami berharap dengan adanya informasi tentang pemilihan bibit belut diatas bisa membantu anda dalam pembudidayaan belut ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *